Tampilkan postingan dengan label UJI KOMPETENSI GURU (UKG). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label UJI KOMPETENSI GURU (UKG). Tampilkan semua postingan

Kamis, 04 Oktober 2012

UKG ONLINE TAHAP 2

Pelaksanaan uji kompetensi guru (UKG) online gelombang kedua yang dimulai, Selasa (2/10/2012) pagi ini, dilaksanakan sesuai kesiapan masing-masing daerah. Pada hari ini, Kemendikbud mencatat ada 98 kota/kabupaten di 15 provinsi yang menyelenggarakan UKG online.

"Pelaksanaan UKG online gelombang kedua ini lebih panjang dan fleksibel, tergantung kesiapan daerah. Ujian dilaksanakan kalau tempat uji kompetensi/TUK berfungsi dengan baik," kata Syawal Gultom, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Menurut Syawal, UKG di daerah tidak harus tiap hari. Namun, setiap minggu akan ada jadwal pelaksanaan UKG. Cara ini untuk menjamin kelancaran ujian secara online

Sabtu, 04 Agustus 2012

DAFTAR CALON PESERTA UKG JENJANG TK/SD KABUPATEN BANJARNEGARA


DAFTAR CALON PESERTA UJI KOMPETENSI GURU (UKG)
GURU BERSERTIFIKAT JENJANG TK DAN SD  KABUPATEN BANJARNEGARA
TANGGAL 6 - 8 AGUSTUS 2012


Data ini berisi:
  1. Nomor Urut
  2. Nomor Peserta
  3. NUPTK
  4. NAMA
  5. Tempat Tugas
  6. Tanggal UKG
  7. Gelombang
  8. Kode Kab
  9. Tempat UKG
Silakan download DI SINI. Semoga bermanfaat....!

Rabu, 25 Juli 2012

PREDIKSI MATERI SOAL BERDASARKAN KISI-KISI UJI KOMPETENSI GURU 2012


Bapak Ibu Guru bingung menjabarkan materi kisi-kisi UKG? Banyak permasalahan yang dihadapi tentunya, ada yang tidak memiliki buku, ada juga yang sudah lupa materi-materi yang akan diujikan. Berikut ini contoh untuk memudahkan Bapak Ibu sebagai bahan bacaan, atau sekedar untuk persiapan dalam menghadapi UKG yang sebentar lagi akan dilaksanaan. Di sini akan kami jabarkan dari Standar Kompetensi Kisi-Kisi UKG. Selamat membaca.

1. Menguasai substansi dan metodologi dasar keilmuan bahasa Indonesia yang mendukung pembelajaran bahasa Indonesia SD/MI.
1.1. Memilih, menata, dan merepresentasi materi ajar bahasa Indonesia SD berdasarkan pemahaman tentang bagaimana siswa belajar bahasa Indonesia
1.1.1. Menganalisis karakteristik perkembangan bahasa anak usia SD
Ross dan Roe (Zuchdi dan Budiasih, 1997) membagi fase/tahap perkembangan bahasa anak seperti berikut.
PERKIRAAN UMUR
TAHAP PERKEMBANGAN BAHASA
KEMAMPUAN ANAK
Lahir sampai 2 tahun
Fase Fonologis
Anak bermain dengan bunyi-bunyi bahasa mulai mengoceh sampai menyebutkan kata-kata sederhana.
2 -7 tahun
Fase Sintaktik
Anak menunjukkan kesadaran gramatis, berbicara menggunakan kalimat
7 – 11 tahun
Fase Semantik
Anak dapat membedakan kata sebagai simbol dan konsep yang terkandung dalam kata

Perkembangan membaca terjadi atas beberapa fase, yaitu sebagai berikut.
Fase kesatu, kelas I dan kelas II, anak usia 7 dan 8 tahun, sudah dapat membaca lancar dalam cerita sederhana. Mereka sudah mengenal huruf, suku kata, dan kata untuk  keperluan membaca tersebut.
Fase kedua, kelas III dan kelas IV, anak sudah dapat menganalisis kata yang tidak
diketahuinya menggunakan pola tulisan dan kesimpulan yang didasarkan konteksnya
Fase ketiga, kelas IV sampai SLTP, pembelajaran membaca sudah meningkat bukan lagi
pengenalan tulisan, melainkan sudah pada tingkat pemahaman bahan bacaan. (Owens dalam Zuchdi, 1996/1997:20—21).

Rabu, 18 Juli 2012

KISI KISI UJI KOMPETENSI GURU 2012 RESMI DARI BPSDMPK-PMP


Berikut kisi-kisi UKG PAUD/TK/SD/SDLB/SMP/SMA/SMK yang siap diunduh.  Kisi-kisi ini resmi yang diterbitkan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (Badan PSDMPK – PMP).

Untuk mengunduh materi kisi-kisi UKG guru kelas, silakan klik di sini

Bagi guru yang ingin memilih kisi-kisi yang sesuai dengan tugas Anda selain guru SD, silakan klik di sini.


Inilah alamat situsnya : http://bpsdmpk.kemdikbud.go.id/ukguru/index.php?pg=kisi

Rabu, 04 Juli 2012

Uji Kompetensi Guru Bersertifikasi Bualan Belaka

ANGGARAN BERTAMBAH, UJIAN TAK NYATA

SURABAYA- Rencana Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menggelar uji kompetensi guru bersertifikasi pada akhir Juli mendatang menuai pro dan kontra di kalangan masyarakat. Rencana ini dipastikan kembali menimbulkan gejolak di kalangan guru. Beberapa praktisi pendidikan bahkan menilai, uji kompetensi guru bersertifikasi hanyalah bualan belaka.

Ketua Dewan Pendidikan Jawa Timur, Prof. Zainnudin Maliki mengatakan, uji kompetensi guru bersertifikasi tidak saja bakal membebani guru, tapi juga menambah anggaran pengeluaran pemerintah. Padahal, hasilnya belum tentu jelas dan sesuai yang diharapkan.
"Jika mengingat program Kemdikbud lainnya seperti distribusi guru atau pemetaan guru dan UKA (Uji Kompetensi Awal-red), itu saja sampai sekarang tidak jelas dan seolah kabur. Jadi, saya kurang optimis rencana baru ini bakal berhasil, malah menghabiskan dana saja. Pengalokasian dana itu daripada digunakan untuk program yang belum tentu keberhasilannya, lebih baik dihibahkan kepada guru yang berprestasi, guru kreatif, guru inovatif, dan lain sebagainya. Apresiasi seperti itu justru lebih efektif meningkatkan profesionalisme guru," jelas Maliki, Minggu (17/6).
Rektor Unmuh Surabaya ini justru menilai Kemdikbud terkesan mengada-ada. Sebab kabarnya, uji kompetensi guru bersertifikasi ini akan dilaksanakan serentak secara online. Peserta yang nantinya dinyatakan tidak lulus diwajibkan mengikuti pembinaan secara online pula. Tak hanya itu, TPP (Tunjangan Profesi Pendidik) mereka juga terancam dicabut.
"Kalau ujiannya secara online, ini malah mengada-ada dan kesannya hanya bualan saja. Karena tentu ujian ini tidak akan efektif untuk mengukur kompetensi guru. Ujian secara online ini nantinya hanyalah menguji dari segi administratif dan kognitif semata, bukan secara keseluruhan. Anehnya lagi kalau TPP mereka dicabut gara-gara tidak lulus. Janganlah mengait-ngaitkan antara profesionalime guru dengan tunjangan atau kesejahteraan. Karena memang sudah sepantasnya guru diperhatikan dan hidup sejahtera," papar Maliki.
Maliki menyatakan sangat tidak masuk akal jika uji ulang guru bersertifikasi digunakan sebagai landasan pemetaan kompetensi guru, apalagi penilaian kinerja yang rencananya diterapkan pada 2013 mendatang. 
"Saya tidak bisa menjamin kalau uji kompetensi guru bersertifikasi ini lantas dijadikan landasan pemetaan. Karena tidak mendasar dan mendetail, serta tidak efektif juga jika diukur dengan ujian secara online," tukas Maliki.
Lebih jauh Maliki melanjutkan, skema pemetaan kompetensi guru perlu dikaji ulang. Sebab, kenyataannya selama ini kesejahteraan guru masih kurang diperhatikan, sementara profesionalismenya menyedihkan.
"Kalau dicabut, kesejahteraan guru juga akan tambah menurun lagi. Lalu kapan majunya kalau begitu. Justru menimbulkan problematika baru lagi nantinya. Sebaiknya ya jangan, TPP itu hak guru untuk meningkatkan kesejahteraan," pungkasnya.
Hal serupa dikatakan Wakil Ketua II Dewan Pendidikan Surabaya, Isa Ansori. Ia menuturkan, pada kenyataanya program-program seperti tersebut tidak membuat guru mengajar muridnya lebih baik dan tak ada peningkatan yang signifikan.
"Niat pemerintah ini mungkin bisa kita apresiasi baik. Tapi kenyatannya, belajar dari pengalaman saat mengadakan UKA dan distribusi guru atau pemetaan guru, tidak ada hasil yang signifikan. Para guru yang lulus UKA pun tidak lebih baik cara mengajarnya," tutur Isa.
Isa menerangkan, harusnya pemerintah, dalam hal ini Kemendikbud mencari cara lain yang lebih tepat untuk melakukan pemetaan kompetensi guru. Menurut Ketua Hotline Pendidikan Surabaya ini, pengujian kompetensi guru seharusnya diserahkan kepada lembaga yang lebih tepat, yakni asosiasi guru.
"Uji kompetensi dan pemetaan kompetensi guru ini memang penting, tapi juga harus dengan cara yang tepat. Harusnya diserahkan kepada asosiasi guru. Karena kalau ujiannya secara online saja, ini hanya mengukur kompetensi dalam bidang administratif saja, bukan pedagogik," terang Isa.
Mengenai terancamnya TPP guru yang bersangkutan jika tak lulus uji kompetensi guru bersertifikasi ini, Isa mendukungnya. Hal ini beber Isa, sudah sesuai dengan undang-undang tentang guru dan dosen.
"Yang tidak lulus, ya harus menerima konsekuensi TPP-nya dicabut untuk sementara waktu. Mungkin sementara waktu akan menimbulkan gejolak. Tapi positifnya, guru termotivasi untuk memperbaiki diri, memang mereka harus mempertanggungjawabkan profesi mereka masing-masing. Tidak asal-asalan menjadi guru dan mengajar seenaknya," tandasnya.* ika

Rabu, 27 Juni 2012

Prediksi Kisi Kisi UKG Online


Secara resmi belum keluar dan tentunya anda akan sulit mencari di internet (apalagi anda... wong mbah GOOGLE yang hampir serba tahu aja masih nggak bisa beri jawaban pasti koq !) namun menurut "rasan rasan" dan prediksi banyak kalangan, bahan UKG Online nanti nggak seberapa jauh koq dengan Kisi Kisi yang telah dikeluarkan Kemdiknas pada saat UKK 2012 lalu, dan ini masuk akal juga... karena yang sudah sertifikasi lebih dahulu dan yang sudah "menikmati" tunjangan baik yang portofolio maupun melalui PLPG kan belum pernah merasakan "nikmatnya" UKK?
Nah untuk itulah sambil membuat prediksi siapa yang jadi juara Liga Eropa nggak ada salahnya kita buat prediksi Soal UKG Online, jika yang lalu sudah berupa bentuk soal sekarang hanya saya upload kisi kisinya.
Hanya ada syarat mutlak yang harus anda tepati saat anda akan men"download" kisi kisi tersebut! Yaitu : Jika Prediksinya salah maka anda tidak boleh marah lha wong namanya prediksi, sebaliknya jika ternyata hampir seluruhnya bener..., anda harus bersyukur, karena hanya dengan bersyukur maka Tuhan akan menambah nikmatNYA... amin!
Link download kisi kisi UKG Online : (Baca Selanjutnya)

PREDIKSI SOAL UKG Online

CONTOH SOAL PEDAGOGIK
Proses Penilaian (Assesmen)


Berilah tanda silang pada jawaban yang paling benar dari sejumlah pilihan jawaban yang tersedia..
1. Serangkaian kegiatan untuk menetapkan ukuran terhadap suatu gejala menurut aturan tertentu adalah:
a. pengukuran
b. pensekoran
c. penilaian
d. pengujian
e. evaluasi

2. Serangkaian kegiatan yang sistematik untuk dapat menentukan manfaat atau kegunaan suatu obyek atau program adalah:
a. pengukuran
b. pensekoran
c. penilaian
d. pengujian
e. evaluasi

3. Di bawah ini beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan assesmen hasil belajar peserta didik, kecuali:
a. ditujukan untuk mengukur pencapaian kompetensi;
b. menggunakan acuan kriteria berdasarkan pencapaian kompetensi;
c. ditindaklanjuti dengan program remedial dan pengayaan;
d. dilakukan pengulangan jika ternyata hasilnya banyak yang jelek.
e. dilakukan sesuai dengan kegiatan pembelajaran;

4. Assesmen hasil belajar peserta didik harus memperhatikan prinsip-prinsip sebagai berikut, kecuali:
a. sahih (valid)
b. objektip,
c. adil,
d. kooperatip;
e. terpadu.

5. Kemampuan yang berhubungan dengan minat dan sikap yang dapat berbentuk tanggung jawab, kerjasama, disiplin, komitmen, percaya diri, jujur, menghargai pendapat orang lain, dan kemampuan mengendalikan diri adalah kemampuan:
a. kognitif
b. afektif
c. psikomotor
d. psikologis
e. kepribadian