Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Kamis, 02 Mei 2013

Kompetisi FLSSN dan LCSN Tingkat Kecamatan Banjarnegara Digelar

Sekitar 300 siswa Sekolah Dasar se Kecamatan Banjarnegara siang tadi melakukan adu kebolehan bakat dibidang seni yang dikemas dalam sebuah kegiatan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLSSN) dan Lomba Cipta Seni Pelajar (LCSP) 2013. yang berlangsung di SDN 1 Sokanandi siang tadi (2 Mei 2013).

Kepala UPT. Dindikpora Kecamatan Banjarnegara Trisno, S.Pd. M.Pd. ketika meninjau pelaksanaan lomba menyatakan rasa gembiranya melihat anak-anak yang memiliki bakat lebih. Ini perlu dikembangkan di sekolah-sekolah, tegas Trisno ketika melihat cabang lomba membatik.
Dikatakan, kegiatan rutin tahunan itu dalam rangka memberikan kesempatan kepada siswa SD yang memiliki bakat dibidang seni untuk lebih mengembangkan diri. Disamping itu juga dalam rangka melatih kreatifitas dan kemandirian siswa sekaligus dalam rangka penggalian bakat untuk mewakili UPT. Dindikpora Kecamatan Banjarnegara.
Sementara ketua panitia penyelenggaran Achmadun, S.Pd mengatakan, kompetisi itu menggelar sembilan cabang lomba, masing-masing adalah Menyanyi tunggal, Pidato Bahasa Indonesia, lomba Gambar bercerita, Seni Tari Daerah, Seni kriya anyaman, Cipta dan baca puisi, lomba Lukis dan lomba Membatik.
Dikatakan, bagi para juara I nantinya akan diikutsertakan mewakili UPT. Dindikpora Kecamatan Banjarnegara untuk mengikuti lomba yang sama di Tingkat Kabupaten Banjarnegara pada tanggal 11 Mei 2013.
Keluar sebagai juara umum adalah SD Negeri 1 Krandegan dengan total piala sebanyak tujuh buah, masing-masing dari cabang lomba seni tari juara I, menyanyi tunggal juara I, cipta dan baca puisi juara I, lomba membatik juara I, seni kriya menganyam juara I, gambar bercerita juara II dan dari cabang lomba melukis juara III. (s.bag)

Rabu, 01 Mei 2013

UPT. Dindikpora Kecamatan Banjarnegara Besok Akan Menggelar FLS2N 2013


Untuk mengapresiasi dan memberikan kesempatan siswa yang memiliki bakat dibidang seni agar lebih berkembang, UPT. Dindikpora Kecamaran Banjarnegara, Kamis 2 Mei 2013 akan menggelar kompetisi Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tahun 2013 yang berlangsung di SD Negeri 1 Sokanandi, Banjarnegara.
Ketua panitia FLS2N Achmadun, S.Pd mengatakan, kegiatan seperti ini bertujuan untuk mengapresiasi siswa Sekolah Dasar yang memiliki potensi dibidang seni, sekaligus merupakan ajang pelatihan kreatifitas dan kemandirian siswa. Disamping itu juga dalam rangka penggalian bakat siswa dibidang seni.
Cabang yang diperlombakan yaitu lomba Menyanyi tunggal, Pidato Bahasa Indonesia, lomba Gambar bercerita, Seni Tari Daerah, Seni kriya, Anyaman, Cipta Puisi, lomba Lukis dan lomba Membatik. Diharapkan hadir sekaligus membuka kegiatan itu Kepala Dindikpora Kecamatan Banjarnegara Trisno, S.Pd. M.Pd.
Achmadun menambahkan, bagi para juara I nantinya akan diikutsertakan mewakili UPT. Dindikpora Kecamatan Banjarnegara untuk mengikuti lomba yang sama di Tingkat Kabupaten Banjarnegara. Harapan kami kegiatan ini bisa diikuti oleh semua SD di lingkungan UPT. Dindikpora Kecamatan Banjarnegara, katanya. (s.bag)

Selasa, 16 April 2013

UPT. Dindikpora Kecamatan Banjarnegara Menggelar Lomba Calistung


Sebuah prestasi membanggakan berhasil diraih oleh dua siswa dari SD Negeri 4 Krandegan dalam lomba Membaca, Menulis dan Berhitung (Calistung) tingkat Kecamatan Banjarnegara yang berlangsung di SD Negeri 4 Sokanandi siang tadi (16 April 2013).
Kedua siswa tersebut masing-masing Adinda Ainurokhmah yang meraih juara I lomba membaca, dan Yasmin A.F. yang meraih juara I lomba berhitung. Sementara itu Nayla Faiza dari SD Negeri 1 Semampir juga meraih juara I untuk jenis lomba Menulis.
Dengan demikian dua siswa dari SDN 4 Krandegan dan satu siswa dari SDN 1 Semampir berhak mewakili UPT. Dindikpora Kecamatan Banjarnegara untuk mengikuti lomba yang sama di Tingkat Kabupaten Banjarnegara dalam waktu dekat ini.
Kepala SD Negeri 4 Krandegan Achmadun, S.Pd. menyatakan rasa gembiranya atas prestasi yang ditorehkan dua siswanya itu. Adinda dan Yasmin telah mengharumkan nama sekolah dan itu cukup membanggakan kami beserta seluruh warga sekolah, katanya.
Dikatakan, pada lomba Calistung di tingkat Kabupaten Banjarnegara nanti diharapkan prestasi seperti itu bisa kembali terulang. Karenanya pihak sekolah akan memberikan bimbingan secara intensif agar kedua siswanya itu bisa lebih siap mengikuti lomba.
Lomba Calistung yang dibuka oleh Kepala UPT. Dindikpora Kecamatan Banjarnegara Trisno, S.Pd. M.Pd, diikuti oleh sekitar 120 siswa Sekolah Dasar kelas I s.d. kelas III. Tujuannya untuk mengetahui tingkat pencaaian kompetensi peserta didik dalam bentuk pemahaman dan penguasaan membaca, menulis dan berhitung,
Dalam sambutannya Kepala UPT. Dindikpora Kecamatan Banjarnegara Trisno, S.Pd. M.Pd mengatakan, maksud pemerintah menyelenggarakan lomba Calistung diantaranya adalah dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan serta untuk memotivasi peserta didik untuk membiasakan membaca, menulis dan berhitung.
Melalui lomba Calistung, menurut Kepala UPT. Dindikpora bisa dijadikan sebagai ajang pembinaan dalam rangka meningkatkan efektifitas pembelajaran di sekolah termasuk implikasi kompetensi Calistung bagi pengembangkan kompetensi siswa untuk mata pelajaran lainnya.
Untuk juara II lomba membaca diraih Novita Fitriani dari SD Negeri 1 Semampir dan juara III Wildan Aulia.P dari SD Negeri 3 Parakancanggah. Untuk juara II berhitung diraih Gita Aditama Dewi dari SD Negeri 1 Krandegan, sedangkan juara III diraih Nouval dari SD Negeri 1 Sokanandi.
Sementara itu untuk, juara II menulis diraih M. Alfa Rahmatin dari SD Negeri 1 Semarang, sedangkan juara III dimenangkan Intan Alifiya Sahma dari SD Negeri 3 Kutabanjarnegara. (s.bag/hr)

Senin, 08 April 2013

SDN 4 Krandegan Mewakili Kab. Banjarnegara Mengikuti Lomba Perpustakaan Tingkat Karesidenan Banyumas

Perpustakaan SD Negeri 4 Krandegan, UPT. Didikpora Kecamatan Banjarnegara siang tadi (8 April 2013) dinilai oleh tim lomba Tingkat Karesidenan Banyumas mewakili Kabupaten Banjarnegara.

Tim yang diketuai oleh Bambang Kuswanto, diterima oleh perwakilan dari Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Banjarnegara, Kepala UPT. Dindikpora Kecamatan Banjarnegara Trisno, S.Pd. M.Pd, Pengawas TK/SD Sumaryo, S.Pd. M.Pd dan para kepala SD se UPT. Dindikpora Kecamatan Banjarnegara.
Kepala UPT. Dindikpora Kecamatan Banjarnegara Trisno, S.Pd. M.Pd dalam sambutan penerimaannya mengatakan, Perpustakaan SD Negeri 4 Krandegan yang didirikan tahun 2010 memang sudah ditangani secara professional, sehingga sudah memenuhi syarat untuk diikut sertakan dalam lomba perpustakaan di tingkat Karesidenan Banyumas,
Dengan adanya penilaian ini, akan memberikan dampak positif bagi perkembangan Perpustakaan khususnya di SDN 4 Krandegan, karena akan meningkatkan minat baca bagi para siswa. Kebiasaan membaca buku-buku ilmu pengetahuan di perpustakaan, diyakini akan bermanfaat dalam peningkatkan kualitas pendidikan dan prestasi siswa, ujar Trisno, S.Pd. M/.Pd.
Sementara itu Ketua Tim Penilai Bambang Kuswanto dalam sambutannya mengatakan, lomba yang diselenggarakan rutin setiap tahun oleh Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, adalah dalam rangka pelaksanaan pengembangan budaya baca, sekaligus untuk meningkatkan peran dan kualitas pengelola perpustakaan sekolah.
Dengan adanya lomba perpustakaan, maka semua siswa diharapkan untuk membiasakan membaca buku sebagai dasar ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi kelangsungan proses belajar, kata Bambang Kuswanto. Adapun aspek yang dinilai antara lain penertiban katalogisasi, ketatausahaan perpustakaan, hingga masalah pengelolaan perpustakaan bagi peningkatan kualitas pembelajaran.
Kepala SD Negeri 4 Krandegan Achmadun, S.Pd. dalam kesempatan itu menjelaskan sejarah singkat berdirinya perpustakaan itu, yakni tahun 2010, dengan jumlah buku yang dimiliki waktu itu adalah sebanyak 6.684 expl dan terakhir jumlah bukunya sudah mencapai 12.594 expl.
Koleksi buku tersebut melikputi karya umum, psikologi/filsafat, agama, sosial, bahasa, ilmu murni, ilmu terapan/teknologi, kesenian dan olahraga, kesusastraan, sejarah, biografi serta geografis. (s.bag)

Selasa, 12 Maret 2013

UPT. Dindikpora Kecamatan Banjarnegara Menggelar OSN 2013


Sebanyak 132 siswa SD/MI se Kecamatan Banjarnegara Senin 11 Maret 2013 mengikuti Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Olimpiade yang berlangsung di gedung PGRI Kabupaten Banjarnegara, dihadiri pula para Pengawas TK/SD UPT. Dindikpora Kecamatan Banjarnegara serta para Kepala SD se Kecamatan Banjarnegara.
Ketua panitia Olimpiade H. Muntaha, S.Ag mengatakan, kegiatan rutin tahunan itu bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan serta menumbuhkembangkan budaya belajar. Untuk Matematika diikuti oleh 62 siswa, sedangkan Ilmu Pengetahuan Alam diikuti oleh 72 siswa.
Menurut Muntaha, lomba tersebut diikuti oleh 38 SD/MI se UPT. Dindikpora Kecamatan Banjarnegara. Setiap sekolah maksimal bisa mengirimkan 3 siswanya untuk masing-masing cabang. Tetapi dalam pelaksanaannya ada yang hanya mengirimkan 1 siswa.

Rabu, 20 Februari 2013

SDN 1 Kutabanjarnegara Juara I LCC Tingkat Kabupaten Banjarnegara

Setelah melalui persaingan yang cukup ketat, akhirnya SD Negeri 1 Kutabanjarnegara berhasil menjadi juara I pada Lomba Cerdas Cermat (LCC) Tingkat Kabupaten Banjarnegara yang digelar siang tadi (Rabu 20/2) di gedung PGRI Kabupaten Banjarnegara.
Dengan demikian, SD Negeri 1 Kutabanjarnegar berhak mewakili Kabupaten Banjarnegara untuk mengikuti lomba yang sama di Tingkat Provinsi Jawa Tengah pada tanggal 27 Februari mendatang.
Tim SD Negeri 1 Kutabanjarnegara yang terdiri dari Mega Andini, Neneng Siti Rokayah dan Oktiana Nur Faiza pada babak penyisihan masih berada di urutan kedua dengan selisih angka 1 di bawah SD Negeri 1 Kutayasa, Kecamatan Madukara.

Rapat Anggota Tahunan KPRI Perguba Banjarnegara Tutup Buku Tahun 2012

Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) “Perguba” UPT. Dindikpora Kecamatan Banjarnegara, Sabtu (14/2) menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tutup Buku tahun 2012, yang berlangsung di aula gedung KPRI Perguba.

Kecuali segenap pengurus dan anggota KPRI Perguba, Rapat Anggota Tahunan juga dihadiri oleh Kepala UPT. Dindikpora Kecamatan Banjarnegara Trisno, S.Pd. M.Pd, serta petugas dari dinas dan lembaga terkait.
Dalam rapat tersebut semua anggota koperasi sepakat menerima laporan pertanggungjawaban pengurus serta rencana program kerja tahun 2013.
Ketua KPRI Perguba M. Sulaiman S.Pd, SD dalam laporan pertanggungjawabannya mengatakan, KPRI Perguba yang beranggotakan 343 orang, saat ini telah memiliki modal sendiri sebanyak Rp 3,8 milyar lebih, dengan jenis usaha berupa simpan pinjam dan pertokoan.
Menurut Sulaiman, selama tahun 2012, KPRI Perguba memperoleh pendapatan sebesar lebih kurang Rp 568.880 yang diperoleh dari jasa simpan pinjam, pertokoan, jasa sewa dan pendapatan lainnya. Setelah dikurang biaya beban, maka dalam tutup buku tahun 2012 KPRI Perguba memiliki Sisa Hasil Usaha sebesar Rp 121 juta lebih.
Disamping mengesahkan laporan pertanggungjawaban pengurus tahun 2012 serta rencana program kerja tahun 2013, Rapat Anggota Tahunan juga berhasil memilih Daliman, S.Pd sebagai pengawas KPRI Perguba masa baksti 2013 – 2014 menggantikan Ribut Yulianto, S.Pd yang telah habis masa baktinya. (s.bag)

Sabtu, 09 Februari 2013

Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Banjarnegara Menggelar Pesta Siaga

Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Banjarnegara hari ini Sabtu (10/2)menggelar kegiatan rutin tahunan berupa Pesta Siaga yang berlangsung di halaman SD Negeri 1 Sokanandi.

Ketua panitia penyelenggara Eko Widodo,S.Pd mengatakan, Pesta Siaga yang diikuti oleh 68 Barung, terdiri dari 38 Barung Putrid an 30 Barung Putra, adalah dalam rangka membina dan meningkatkan kekeluargaan serta persaudaraan diantara anggota Pramuka Siaga.
Di samping itu, Pesta Siaga yang melibatkan 680 siswa usia 7 – 10 tahun juga dalam rangka meningkatkan pengetahuan, pengalaman dan keterampilan anggota Pramuka Siaga, serta sebagai tolok ukur keberhasilan pembinaan Pramuka di Kecamatan Banjarnegara.
Materi yang dilombakan pada umumnya menitik beratkan pada segi kebersamaan, persaudaraan, kemasyarakatan dan kegembiraan pada anggota Pramuka Siaga, bumbung kemanusiaan, geguritan, PBB, semangat barung, seni budaya dan ketaqwaan.
Camat Banjarnegara Buntoro selaku Kamabiran Kwaran dalam sambutannya mengatakan, Pesta Siaga yang rutin diselenggarakan setiap tahun merupakan kegiatan positif yang perlu ditingkatkan dan dikembangkan baik kualitas maupun kuantitasnya sebagai arena untuk meraih prestasi gemilang.
Sementara itu kepada para Pembina Pramuka Siaga Camat Banjarnegara Buntoro berpesan agar lebih meningkatkan kegiatan kepramukaan sebagai upaya mencerdaskan kehidupan anak didik kita, sehingga pada gilirannya nanti bisa menjadi anak-anak bangsa yang cerdas, kreatif, mandiri dan berbudaya.
Hadir pula dalam kesempatan itu, Kepala UPT. Dindikpora Kecamatan Banjarnegara Trisno, S.Pd. M.Pd, para pengawas dan Penilik TK/SD, Pengurus Kwartir Ranting Gerakan Pramuka serta para Kepala SD se Kecamatan Banjarnegara.
Dalam Pesta Siaga itu, panitia akan memilih barung tergiat I, II dan III baik putra maupun putri. Khusus untuk barung tergiat I nantinya akan dikirim untuk mengikuti kegiatan yang sama di tingkat Kwarcab Bajarnegara yang menurut rencana akan di selenggarakan pada tanggal 16 Februari 2011. (s.bag)

Kamis, 31 Januari 2013

USAID PRIORITAS, Program Pendidikan Berkelas Dunia

United States Agency for Internasional Development (USAID) melaui Program Prioritizing Reform, Innovation, and Opportunities, and Students yang kemudian disingkat PRIORITAS, akan membantu SD/MI serta SMP/MTs di Indonesia termasuk Banjarnegara untuk mendapatkan akses pendidikan berkelas dunia.
 
Program USAID PRIORITAS yang secara nasional telah diluncurkan oleh Mendikbud Prof. Dr. Moh. Nuh di Jakarta pada tanggal 3 Oktober 2012 lalu, diharapkan bisa membantu siswa di Indonesia untuk mengembangkan potensi terbaiknya dan menempatkan mereka pada jalan menuju kesuksesan.
Di Kabupaten Banjarnegara, sosialisasi tentang Program USAID PRIORITAS telah dilakukan Rabu (30/1) di Pendopo Dipayuda Adigraha oleh USAID Perwakilan Jawa Tengah, yang dihadiri oleh Bupati Banjarnegara H. Sutedjo Slamet Utomo, Ketua Dewan Pendidikan H. Fahmi Hisyam, dan beberapa Lembaga Pendidikan di Banjarnegara.
Hari Riyadi dari USAID Perwakilan Jawa Tengah mengatakan, program ini lebih mengutamakan Pembaharuan, Inovasi, dan Kesempatan bagi Guru, Tenaga Kependidikan dan Siswa. Dalam program ini, USAID akan membantu SD/MI serta SMP/MTs untuk mendapatkan akses pendidikan dasar yang berlualitas di Indonesia.
USAID berharap, dengan adanya program ini, pembelajaran di Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah serta SMP/MTs akan menjadi lebih menarik, relevan dan efektif. Begitu pula dengan manajemen sekolah akan menjadi partisipatif, akuntabel dan terfokus pada peningkatan pembelajaran.
Program USAID PRIORITAS yang akan berlangsung selama lima tahun terhitung sejak 1 Mei 2012 hingga 30 April 2017, dilaksanakan secara bersama-sama dengan 18 daerah mitra di Provinsi Jawa Tengah. Khusus untuk Kabupaten Banjarnegara, dengan jumlah fasilitator 30 orang akan menjakau sekitar 24 SD/MI serta SMP/MTs.
Menurut Hari Riyadi, dalam pelaksanaan program PRIORITAS, USAID akan melakukan kerjasama dengan tiga Lembaga Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (LPTK), masing-masing adalah Universitas Negeri Semarang, Universitas Negeri Yogyakarta dan IAIN Walisongo termasuk dari LPMP Propinsi Jawa Tengah.
Bupati Banjarnegara H. Sutedjo Slamet Utomo dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap Program USAID PRIORITAS yang merupakan kerjasama antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Amerika Serikat. Melalui program tersebut kita bisa berbagi dan melengkapi serta menjangkau mereka yang belum terjangkau.
Satu orang siswa adalah aset besar masa depan dan itu perlu diselamatkan. Ini berarti pendidikan bukan menjadi tanggungjawab pemerintah semata, melainkan semua pihak termasuk masyarakat.
Sementara itu Kepala Dindikpora Kabupaten Banjarnegara Drs. H. Muhdi kepada wartawan mengemukakan, dengan adanya program USAID PRIORITAS, maka mutu guru, tenaga kependidikan dan juga siswa akan segera terwujud. Karena dalam program itu banyak kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan selama lima tahun kedepan. (s.bag)